Unit 4 Panduan Fasilitator

Toolkit Trainer QGIS_InaSAFE Tingkat Menengah - (Panduan untuk Fasilitator)

BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA

2013

Tentang Toolkit

Toolkit InaSAFE - QGIS Tingkat Menengah dirancang untuk mempersiapkan fasilitator dalam menyampaikan pelatihan untuk pengguna QGIS yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan tingkat dasar. Materi-materi yang terkandung di dalamnya akan disiapkan oleh fasilitator untuk melakukan pelatihan dengan berbagai macam peserta dan mencakup masalah dan kesalahan umum, dan juga menyediakan berbagai macam metodologi terbaik.

Ketika merencanakan pelatihan QGIS-InaSAFE , banyak faktor yang harus dipertimbangkan, termasuk lama pelatihan, sumber daya yang tersedia, jumlah fasilitator dan kemampuan teknis mereka. Toolkit ini akan membantu Anda mempersiapkan pelatihan untuk berbagai tipe peserta, namun akan lebih terfokus pada mengajarkan mereka yang memiliki sedikit atau tidak memiliki kemampuan atau pengalaman menggunakan GPS, membuat peta dan menggunakan software GIS di komputer.

Tujuan dari toolkit ini adalah mempersiapkan fasilitator untuk melatih para peserta lokakarya dengan sukses pada QGIS dan InaSAFE tingkat menengah.

Tujuan Lokakarya

Lokakarya ini bertujuan untuk mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar:

Standar Kompetensi

Analisis Data Spasial menggunakan QGIS dan InaSAFE untuk Rencana Kontinjensi

Kompetensi Dasar

  1. Memahami konsep QGIS

  2. Mempersiapkan data dan keywords untuk InaSAFE

  3. Menentukan lokasi tempat-tempat evakuasi sementara

  4. Merencanakan jalur evakuasi berdasarkan informasi ancaman

  5. Menilai kerusakan dan kerugian

Materi Lokakarya

  1. Review QGIS

  2. Mempersiapkan data dan kata kunci untuk InaSAFE

  3. Penentuan Lokasi Tempat Pengungsian

  4. Perencanan Jalur Evakuasi

  5. Penilaian Kerusakan dan Kerugian

Strategi Lokakarya

  1. Metode yang digunakan dalam lokakarya ini adalah pengajaran partisipatif dan partisipasi aktif dalam semua bagian dan kegiatan, bukan metode ceramah.

  2. Berpusat pada peserta. Peserta didorong untuk mencari, menemukan dan memperoleh pengetahuan/keterampilan yang dibutuhkan secara mandiri

  3. Trainer berfungsi sebagai fasilitator. Trainer hanya memfasilitasi agar ide-ide datang dari berbagai arah bukan hanya dari trainer. Namun, trainer harus mampu memberikan informasi yang diperlukan di saat peserta membutuhkan bantuan.

  4. Berorientasi pada hasil. Lokakarya harus menghasilkan outcome yang telah disebutkan.

Perlengkapan

  1. Salinan dari Analisis Data menggunakan QGIS dan InaSAFE Tingkat Menengah untuk para peserta

  2. Sebuah tempat atau ruangan indoor dengan meja dan tempat duduk

  3. Beberapa unit komputer (idealnya paling tidak satu komputer untuk dua peserta, namun apabila bisa satu komputer untuk satu peserta maka lebih baik)

  4. Sebuah Proyektor (untuk presentasi dan mendemonstrasikan berbagai teknis perangkat lunak/software)

  5. Flashdisk untuk memindahkan file dan software

  6. Koneksi Internet yang baik

  7. Makanan dan minuman ringan untuk istirahat

Jadwal

Di bawah ini adalah contoh jadwal pelatihan untuk tiga hari yang telah diuji coba kepada beberapa kelompok di Indonesia. Anda boleh memilih untuk menyesuaikan dan mengubah jadwal lokakarya sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hari Pertama:

Waktu

Materi

Langkah Kegiatan

09.00 - 10.00

Pembukaaan dan Membangun Kesepakatan

Pleno

10.00 - 10.15

Istirahat 1

 
10.15 - 12.30
  1. Review QGIS

FGD dan Pleno

12.30 - 13.30

Sholat dan makan siang

 
13.30 - 15.00
  1. Mempersiapkan data dan kata kunci untuk InaSAFE

FGD dan Pleno

15.00 - 15.15

Istirahat 2

 
15.15 - 15.45
  1. Mempersiapkan data dan kata kunci untuk InaSAFE

FGD dan Pleno

15.45 - 17.00
  1. Perencanaan tempat pengungsian sementara

FGD dan Pleno

Hari Kedua:

Waktu | Materi

Langkah Kegiatan

09.00 - 10.00
  1. Perencanaan tempat pengungsian sementara

FGD dan Pleno

10.00 - 10.15

Istirahat 1

 
10.15 - 11.15
  1. Perencanaan tempat pengungsian sementara

FGD dan Pleno

11.15 - 12.15
  1. Perencanaan jalur evakuasi

FGD dan Pleno

12.15 - 13.15

Sholat dan makan siang

 
13.15 - 15.15
  1. Perencanaan jalur evakuasi

FGD dan Pleno

15.15 - 15.30

Istirahat 2

 
15.30 - 17.00
  1. Penilaian kerusakan dan kerugian

FGD dan Pleno

Hari Ketiga:

Waktu | Materi

Langkah Kegiatan

09.00 - 10.00
  1. Penilaian kerusakan dan kerugian

FGD dan Pleno

10.00 - 10.15

Istirahat 1

 
10.15 - 12.00
  1. Penilaian kerusakan dan kerugian

FGD dan Pleno

12.00 - 13.00

Sholat dan makan siang

 
13.00 - 15.00

Praktik

FGD dan Pleno

15.00 - 16.15

Istirahat 2

 
15.15 - 16.15

Praktik

FGD dan Pleno

16.15 - 17.15

Evaluasi dan penutupan

Pleno

Rencana Lokakarya

Sesi 1

Review QGIS

Waktu : 135 menit

Kompetensi Dasar

Memahami konsep QGIS

Indikator
  1. Mengidentifikasi tipe data QGIS

  2. Memahami simbologi

  3. Memahami layout peta

Hasil
  1. Memahami konsep QGIS

Materi Pokok

Review QGIS

  1. Tipe data dalam QGIS

  2. Simbolisasi data

  3. Layout Peta

Aktivitas

Langkah Kegiatan

Metode

Alat/Bahan

Pengantar 5

Fasilitator menyampaikan pentingnya sesi, tujuan, hasil dan langkah kegiatan.

Dosen

Slide PP

FGD 65’ (Focus Group Discussion)

Berdiskusi dengan para peserta:

  • Jenis Data QGIS

  • Simbolisasi Data

  • Layout Peta

FGD

Slide PP

Modul 1

Praktik 60’

Meninjau materi ini dan menjawab pertanyaan dan masalah yang peserta temui.

  • Jenis Data QGIS

  • Simbolisasi Data

  • Layout Peta

Ceramah tanya & jawab

Slide PP

Penutupan 5’ Peserta diminta untuk meninjau ulang sesi dan menjawab pertanyaan.

Tanya & Jawab

 

Sesi 2

Mempersiapkan data dan kata kunci untuk InaSAFE

Waktu : 185 menit

Kompetensi Dasar

Mempersiapkan data dan kata kunci untuk InaSAFE

Indikator
  1. Memahami input InaSAFE

  2. Memperoleh data OSM dari server HOT export

  3. Menambahkan data ke dalam InaSAFE

  4. Menambahkan kata kunci

  5. Mempersiapkan layer ancaman

  6. Jalankan InaSAFE

Hasil
  1. Peta dampak ancaman berdasarkan hasil analisis InaSAFE

Materi Pokok

Mempersiapkan data dan kata kunci untuk InaSAFE

  1. InaSAFE input

  2. Memperoleh data OSM dari HOT Export

  3. Memuat data

  4. Menambahkan kata kunci

  5. Mempersiapkan layer ancaman

  6. Jalankan InaSAFE

Aktivitas

Langkah Kegiatan

Metode

Alat/Bahan

Pengantar 5

Fasilitator menyampaikan pentingnya sesi, tujuan, hasil dan langkah kegiatan.

Dosen

Slide PP

Meninjau InaSAFE input data 65’

  1. Menjelaskan tentang mempersiapkan data dan kata kunci untuk InaSAFE.

  2. Menunjukkan ke para peserta bagaimana cara mendapatkan data keterpaparan OSM dan bagaimana menggunakan InaSAFE untuk mendapatkan bangunan terdampak

  3. Sesi tanya & jawab bagi para peserta untuk bertanya apa pun tentang materi. Pertanyaan akan dijawab setelah presentasi.

  4. Tantangan para peserta untuk mempersiapkan data keterpaparan dan ancaman yang diproses pada InaSAFE.

Ceramah tanya & jawab

Slide PP Proyektor Microphone

Modul 2

Penutupan 25’ Peserta diminta untuk meninjau ulang sesi. Akhiri dengan menjawab pertanyaan peserta.

Tanya & Jawab

 

Sesi 3

Penentuan Lokasi Tempat Pengungsian

Waktu : 225 menit

Kompetensi Dasar

Menentukan lokasi tempat-tempat evakuasi sementara

Indikator
  1. Menyusun kriteria untuk menentukan lokasi tempat pengungsian

  2. Menggunakan alat-alat geoprocessing

  3. Menggunakan berbagai kueri spasial: contains, within, equal, intersect, dan is disjoint

  4. Menggabungkan tool geoprocessing dan kueri spasial untuk memilih bangunan (bangunan-bangunan) sebagai tempat pengungsian sementara

Hasil
  1. Menggunakan query spasial untuk menentukan lokasi tempat pengungsian yang baik

Materi Pokok

Menentukan Lokasi Tempat Pengungsian

  1. Tool Geoprocessing

  2. Kueri Spasial

  3. Kriteria dan data tempat pengungsian

  4. Kriteria #1: bangunan harus berada di luar area terdampak

  5. Kriteria #2: lokasi harus memiliki akses langsung ke jalan primer/sekunder dalam jarak 20 meter

  6. Kriteria #3: bangunan harus memiliki luas setidaknya 225 meter persegi

Aktivitas

Langkah Kegiatan

Metode

Alat/Bahan

Pengantar 5

Fasilitator menyampaikan pentingnya sesi, tujuan, hasil dan langkah kegiatan.

Dosen

Slide PP

Input 105’

  1. Menampilkan skenario tempat pengungsian ke para peserta.

  2. Menjelaskan proses analisis spasial untuk mengidentifikasi tempat pengungsian, menggunakan alat seperti buffer, clip, intersect, union dan dissolve.

Ceramah tanya & jawab

Slide PP

Praktik 120’

  1. Lakukanlah langkah demi langkah melalui proses identifikasi potensi tempat pengungsian menggunakan contoh pada materi. Para peserta harus mengikuti proses ini.

  2. Menjawab pertanyaan para peserta mengenai proses tersebut.

Praktik

 

Penutupan 10’ Tanya & Jawab dan diskusi.

Tanya & Jawab

 

Sesi 4

Perencanan Jalur Evakuasi

Waktu : 180 menit

Kompetensi Dasar

Merencanakan jalur evakuasi berdasarkan informasi ancaman

Indikator
  1. Memahami konsep jalur terpendek dan rute tercepat

  2. Menggunakan plugin Road Graph

  3. Mengatur kecepatan dan arah jalan

  4. Menentukan titik awal dan titik tujuan

  5. Melakukan analisis dan seleksi rute

Hasil
  1. Membuat jalur evakuasi

Materi Pokok

Perencanaan Jalur Evakuasi

  1. Plugin road graph

  2. Mengubah pengaturan plugin

  3. Memilih titik awal dan akhir

Aktivitas

Langkah Kegiatan

Metode

Alat/Bahan

Pengantar 5

Fasilitator menyampaikan pentingnya sesi, tujuan, hasil dan langkah kegiatan.

Dosen

Slide PP

Input 45’

  1. Menjelaskan proses penentuan jalur evakuasi yang baik. Hal-hal yang perlu diperhatikan:

    1. Pastikan plugin Grafik Jalan terinstal

    2. Menjelaskan pengaturan plugin Grafik Jalan

  2. Mengizinkan para peserta untuk bertanya mengenai material tersebut.

Diskusi

Slide PPT Modul 4

Praktik 120’

  1. Mendemonstrasikan bagaimana menentukan jalur tercepat menggunakan data contoh. Para peserta harus mengikuti proses ini.

  2. Meminta satu dari peserta untuk mempresentasikan hasil analisis, dan peserta yang lain merespon.

Praktik

 

Penutupan 10’ Menjawab pertanyaan mengenai materi dan berdiskusi menggunakan sebuah contoh kasus.

Tanya & Jawab

 
Kesalahan Umum

Proyeksi

Anda perlu mematikan proyeksi ‘On the Fly’ ketika menggunakan plugin Grafik Jalan, jika analisis tidak muncul setelah menjalankan plugin tersebut.

Sesi 5

Penilaian Kerusakan dan Kerugian

Waktu : 210 menit

Kompetensi Dasar

Menilai kerusakan dan kerugian

Indikator
  1. Memahami definisi kerusakan, kerugian, dan perhitungannya berdasakan data keterpaparan komunitas

  2. Memahami penilaian kerusakan dan kerugian berdasarkan ketentuan BNPB dan BPBD

  3. Membuat sebuah peta penilaian kerusakan dan kerugian

  4. Menghitung area kerusakan

  5. Memanipulasi data atribut dari fitur yang terkena dampak untuk memperoleh nilai kerusakan untuk setiap objek

  6. Memanipulasi data atribut dari fitur yang terkena dampak untuk memperoleh nilai kerugian untuk setiap objek

  7. Mengelompokkan data atribut untuk wilayah administrasi masing-masing (dusun, desa, kecamatan)

  8. Menggabungkan data atribut untuk wilayah administrasi masing-masing (dusun, desa, kecamatan)

  9. Menyajikan penilaian kerusakan dan kerugian menggunakan diagram

Hasil
  1. Menghitung kerusakan dan kerugian di QGIS

Materi Pokok

Menghitung Kerusakan dan Kerugian

  1. Panduan Penilaian Kerusakan BPBD

  2. Peta penilaian kerusakan dan kerugian

  3. Menghitung Area Kerusakan

  4. Menghitung kerusakan dengan Plugin Group Stats

  5. Menghitung kerugian

  6. Menghitung kerugian dengan Plugin Group Stats

  7. Penggabungan data

  8. Membuat diagram

Aktivitas

Langkah Kegiatan

Metode

Alat/Bahan

Pengantar 5

Fasilitator menyampaikan pentingnya sesi, tujuan, hasil dan langkah kegiatan.

Dosen

Slide PP

Demonstrasi dan Latihan 180’

  1. Menjelaskan definisi dari penilaian kerusakan dan kerugian (DALA), keuntungan DALA dan contoh dari DALA yang sudah digunakan oleh beberapa organisasi/badan untuk menghitung kerugian setelah bencana.

  2. Memberikan sebuah contoh penilaian kerusakan dan kerugian yang akan dilengkapi bersama dengan para peserta. Disarankan untuk menggunakan data pelatihan yang ada.

  3. Menggunakan plugin Group Stats untuk menghitung kerusakan dan kerugian di suatu desa.

  4. Menjelaskan bagaimana perhitungan DALA dapat digunakan untuk membantu dalam penyusunan draft rencana kontinjensi.

Diskusi

Slide PPT Modul 5

Penutupan 10’ Mengakhiri sesi DALA. Berdiskusi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai sesi tersebut.

Tanya & Jawab

 
FAQ (Pertanyaan yang sering muncul)

Bagaimana cara mendapatkan data yang dapat digunakan untuk perhitungan dari kerusakan dan kerugian?

Data biasanya dapat diperoleh dari badan-badan nasional yang relevan. Di Indonesia, contohnya, dapat diperoleh dari BNPB dan BPBD.