../../../../_images/image1.png

Pengantar

Ketentuan

Dokumen ini merupakan rancangan awal dan masih dalam tahap peninjauan oleh pihak-pihak sebagai berikut:

  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
  • Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR-Australian Government)
  • Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT)

Seluruh isi dan materi dalam dokumen ini kemungkinan masih dapat mengalami perubahan tanpa pemberitahuan publik.

Lisensi

../../../../_images/image2.png

Seluruh isi dan materi pada dokumen ini berlisensikan Creative Commons Attribution Australia (CCbyA).

Anda dapat secara bebas:

  • menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan

  • membuat karya-karya turunan

  • membuat penggunaan komersial dari karya tersebut

Anda harus mencantumkan kredit penulis asli.

Keterangan lebih lanjut mengenai Lisensi CCbyA: http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/au/deed.en_GB

Tentang Kami

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

../../../../_images/image3.png

BNPB adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia. BNPB merupakan lembaga pemerintah non-departemen di tingkat kementrian yang bertugas untuk menyediakan panduan dan pengarahan di bidang manajemen bencana, termasuk pencegahan bencana, respon keadaan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi secara adil dan merata. BNPB memiliki fungsi sebagai pembuat kebijakan terkait manajemen pengungsi (IDP) untuk bertindak secara cepat dan merespon secara efisien. BNPB juga mengkoordinasikan implementasi dari aktifitas manajemen bencana secara terencana, terintegrasi, dan komprehensif.

http://bnpb.go.id

Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR)

../../../../_images/image4.png

Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR, Fasilitas Australia-Indonesia untuk pengurangan bencana) merupakan inisiatif gabungan antara pemerintah Australia dengan pemerintahIndonesia. AIFDR bekerja untuk memperkuat kemampuan Indonesia untuk mengurangi dampak bencana. AIFDR diluncurkan oleh pemerintah Australia dan pemerintah Indonesia dalam sebuah seremoni khusus pada tanggal 15 Juli 2010. Peluncuran ini menandakan sebuah kejadian penting dalam hubungan kuat yang saat ini terjalin antara kedua negara dan komitmen mereka untuk mempersiakan dan merespon bencana alam di Indonesia lebih baik.

http://aifdr.org

Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT)

../../../../_images/image5.png

Peta gratis dan kolaboratif mempunyai keunikan yang berharga untuk pekerjaan kemanusiaan, terutama di tempat-tempat dimana peta dasar sangat jarang ditemukan, datanya sudah lama, atau seringkali berubah. Dibangun dalam dua tahun dari kolaborasi secara informal, Tim Kemanusiaan OpenStreetMap (HOT) merupakan sebuah inisiatif yang baru untuk mengaplikasikan prinsip dan aktifitas dari sumber terbuka dan berbagi data terbuka untuk menuju respon kemanusiaan dan pembangunan ekonomi.

http://hot.openstreetmap.org

Universitas Gadjah Mada

../../../../_images/ugm.png

Universitas Gadjah Mada (secara internasional dikenal sebagai Gadjah Mada University ; Disingkat : UGM) adalah salah satu pusat penelitian tingkat universitas yang bertempat di Yogyakarta, Indonesia. Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik khususnya fokus dalam kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kelompok yang berkaitan dengan geodesi dan teknik geomatik, termasuk akuisisi, analisis, dan penggunaan dari geospasial data yang detil dan akurat serta dengan peta berskala besar menggunakan software geospasial bersifat open source dalam manajemen bencana.

http://ugm.ac.id

Pengantar

Setiap hari ribuan orang berkontribusi untuk OpenStreetMap, sebuah proyek dengan tujuan mulia yaitu memetakan seluruh dunia. Kebanyakan software OSM adalah gratis dan open source, dan datanya terbuka bagi siapapun yang menggunakannya. Idenya sangat sederhana: jika anda membuat sebuah peta untuk kota dimana anda tinggal dan saya membuat peta dimana saya tinggal, kita dapat berbagi peta tersebut pada sebuah platform yang sama. Dengan orang yang berkontribusi secukupnya, kita dapat membuat peta dan mengumpulkan data dari seluruh dunia.

Mengumpulkan Data Spasial dengan OpenStreetMap Tingkat Dasar ini merupakan panduan langkah demi langkah yang dirancang untuk membantu siapapun untuk memulai OSM, tanpa mementingkan tingkat kemampuan sejauh mana anda memulainya. Mungkin terlihat rumit ketika anda baru memulainya pertama kali, tetapi OSM sebenarnya cukup sederhana bahwa semua dapat memulai untuk membuat peta, dan seiring dengan bertumbuhnya pemahaman anda, anda akan dapat mengetahui bahwa anda dapat melakukan banyak hal yang menarik dengan OSM.

Panduan ini dibuat berdasarkan asumsi. Yaitu anda telah menggunakan sebuah komputer sebelumnya, dan anda mempunyai sebuah alamat email. Jika anda tidak mempunyai alamat email, kami menyarankan anda untuk mendaftarkan sebuah alamat email dengan bantuan teman anda. Terdapat banyak website dimana anda dapat memperoleh alamat email dengan gratis, seperti www.gmail.com atau mail.yahoo.com.

Asumsi lainnya adalah bahwa anda pernah menggunakan internet sebelumnya. Mungkin anda mengenal Facebook atau email, dan dengan pengetahuan tersebut sebenarnya sudah cukup untuk memulai dengan OpenStreetMap. Jika anda belum merasa nyaman menggunakan komputer dan menjelajah internet, jangan khawatir – panduan ini juga untuk anda. Tanpa memandang kemahiran anda, kami akan membawa anda langkah demi langkah melalui OSM dan anda akan mampu memetakan dalam waktu yang singkat!

Menuju modul pertama –>