../../../../_images/image710.png

Modul 2: QGIS dan InaSAFE dalam Rencana Kontinjensi

Tujuan Pembelajaran

  • Memahami peran SIG dalam mempersiapkan rencana kontinjensi

  • Memahami pentingnya data

  • Memahami manfaat QGIS/InaSAFE dalam pengembangan skenario untuk rencana kontinjensi

SIG untuk mempersiapkan rencana kontinjensi

SIG mempunyai peran yang penting dalam perencanaan kontinjensi. Sebuah rencana kontinjensi dibuat untuk mendukung kesiapsiagaan masyarakat untuk mengantisipasi datangnya suatu kejadian berbahaya yang mungkin terjadi, misalnya gempa bumi atau tsunami. Tujuan dari rencana tersebut adalah untuk meminimalisir korban dan kerugian jika kejadian tersebut terjadi.

Sebelum memikirkan sebuah rencana kontinjensi, satu hal yang harus pertama kali dipertimbangkan adalah potensi skenario bencana. Rencana yang baik kurang lebih akan menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti:

  • bencana macam apa yang akan terjadi?

  • bagaimana persebaran dampak dari bencana tersebut?

  • siapa yang bertanggung jawab untuk membantu?

  • apa yang dapat diberikan sebagai bantuan?

  • dimana area prioritas?

Dengan kata lain, sebuah rencana kontinjensi menjawab pertanyaan, siapa melakukan apa, dimana, dan kapan?

Sebuah Sistem Informasi Geografis dapat membantu perencana untuk menjawab pertanyaan tersebut, terutama elemen-elemen spasial yang penting dari rencana kontinjesi. SIG dapat digunakan untuk model kejadian bencana sehingga mereka dapat memprediksi lebih baik dan mengurangi resiko. SIG juga dapat digunakan untuk menentukan rencana rute evakuasi pada saat kejadian sebuah bencana. Ketika bencana terjadi, SIG juga dapat berperan penting dalam tahap respon tanggap darurat. SIG dapat digunakan untuk memetakan area terdampak dan posisi tenda pengungsi, sehingga relawan dapat diarahkan untuk menuju lokasi yang paling berguna untuk membantu mereka yang terdampak. Setelah bencana, SIG juga akan berguna untuk merencanakan rehabilitasi dan rekonstruksi. Kesimpulannya, SIG dapat membantu untuk melakukan analisis sebuah bencana, kerusakan dan kerugian yang disebabkannya, serta kesempatan untuk mengurangi resiko.

Pentingnya Data

Sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana untuk mulai mengumpulkan data keterpaparan. Ketika berpikir tentang SIG, sangat penting untuk diingat bahwa jika data Anda tidak lengkap, maka hasil analisisnya juga akan buruk. Sebaliknya semakin detail dan akurat data Anda, maka analisis dan tindakan Anda pada saat terjadi bencana yang sesungguhnya juga akan lebih baik.

Seperti yang akan kita lihat dalam unit ini, beberapa data mungkin didapatkan dari berbagai lembaga yang ahli dalam berbagai jenis data. Sebagai contoh, kita akan memperoleh model data ancaman (data ancaman) dari berbagai organisasi yang ahli dalam bidangnya. Untuk data keterpaparan atau data eksposur, beberapa data mungkin kita dapat temukan melalui lembaga, misalnya data populasi. Untuk data infrastruktur penting, mengumpulkan data di tingkat komunitas merupakan kunci, dimana mengapa kita pada unit sebelumnya telah mempelajari bagaimana memanfaatkan pemetaan berbasis partisipatif dalam platform OpenStreetMap.

QGIS dan InaSAFE

QGIS merupakan sebuah Sistem Informasi Geografis (SIG) yang mudah terhadap pengguna dan open-source. QGIS dapat dijalankan pada Windows, Mac OSX, dan Linux. QGIS menyediakan berbagai kemampuan yang jumlahnya terus berkembang dengan fungsi dan plugin utama. Anda dapat melakukan visualisasi, mengatur, mengedit, menganalisis data, dan membuat peta yang dapat dicetak. QGIS luar biasa karena:

  • Gratis sepenuhnya. Tidak membutuhkan biaya apapun.

  • Bebas, dalam arti kebebasan. Jika Anda berpikir ada sebuah fitur yang hilang, Anda dapat mendukung pengembangan sebuah fitur, atau menambahkannya sendiri jika Anda sudah terbiasa dengan pembuatan program.

  • Dikembangkan dan ditingkatkan secara berkala. Karena banyak orang yang menambahkan fitur, sehingga QGIS semakin lebih baik.

  • Tersedia bantuan dan dokumentasi yang lengkap. Jika Anda memiliki masalah, anda selalu dapat melihat pada dokumentasi perangkat lunak, menghubungi pengguna QGIS lain atau bahkan pengembangnya.

QGIS memiliki banyak plugin dimana memperluas fungsi utama dari perangkat lunak. Salah satu plugin ini adalah InaSAFE, dimana dapat digunakan untuk menganalisis dampak dari kejadian sebuah bencana dan membuat daftar aksi yang perlu ditindak lanjuti ketika bencana tersebut terjadi. QGIS dan InaSAFE juga dapat menentukan lokasi ideal untuk penempatan lokasi pengungsi, rute evakuasi, area yang kemungkinan akan terdampak, dan lebih banyak lagi.

../../../../_images/image89.png

InaSAFE menampilkan gambaran dari skenario potensi bencana, hasilnya, seperti peta yang dapat membantu sebagai pengambil keputusan ketika terjadi bencana. Peta adalah cara yang efektif untuk mengkomunikasikan dampak bencana, tetapi menunjukkan cara sederhana untuk area yang rusak, seperti luasnya daerah yang terkena banjir dan bangunan yang terkena dampak banjir.

Modul selanjutnya –>