../../_images/1_0001.png

Bab 2: QGIS dan InaSAFE dalam Managemen Bencana

Tujuan Pembelajaran

  • Memahami peran SIG dalam manajemen bencana

  • Memahami pentingnya data

  • Memahami manfaat dari QGIS/InaSAFE dalam manajemen bencana.

2.1 SIG untuk Managemen Bencana

SIG mempunyai peran yang penting dalam manajemen bencana. Sebuah manajemen bencana dibuat untuk mendukung kesiapsiagaan komunitas untuk mengantisipasi datangnya suatu potensi ancaman kejadian, misalnya gempa bumi atau tsunami. Tujuan dari rencana tersebut adalah untuk meminimalisir korban dan kerugian pada saat kejadian tersebut.

Sebelum memikirkan sebuah manajemen bencana, satu hal yang harus pertama kali dipertimbangkan adalah potensi skenario bencana. Manajemen bencana yang baik kurang lebih akan menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti:

  • Apa jenis bencana yang mungkin terjadi?

  • Bagaimana kita mencegah bencana?

  • Bagaimana persebaran dampak dari bencana tersebut?

  • Siapa yang bertanggung jawab untuk membantu?

  • Apa yang dapat diberikan sebagai bantuan?

  • Apa yang harus kita lakukan ketika bencana terjadi?

  • Dimana wilayah prioritas?

Dengan kata lain, manajemen bencana menjawab pertanyaan, siapa melakukan apa, dimana, dan kapan?

Sebuah Sistem Informasi Geografis dapat membantu perencana menjawab pertanyaan-pertanyaan terutama elemen spasial yang penting untuk manajemen bencana. SIG dapat digunakan untuk model peristiwa berbahaya sehingga mereka dapat lebih diprediksi.

Sistem Informasi Geografi juga dapat digunakan untuk menyusun rencana evakuasi ketika ada bencana. Ketika suatu bencana terjadi, SIG juga bisa digunakan untuk membantu dalam tahap respon darurat. SIG juga bisa digunakan untuk memetakan area terdampak dan lokasi pengungsian, sehingga para pemberi bantuan bisa langsung diarahkan ke tempat yang membutuhkan bantuan. Setelah bencana terjadi, SIG juga bisa digunakan untuk fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Secara umum, SIG dapat digunakan untuk melaksanakan analisis manajemen bencana, dari menghitung dampak, kerugian, dan kemungkinan untuk mengurangi resiko.

2.2 Pentingnya Data

Sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana untuk mulai mengumpulkan data keterpaparan. Ketika berpikir tentang SIG, sangat penting untuk diingat bahwa jika data Anda tidak lengkap, maka hasil analisisnya juga akan buruk. Sebaliknya semakin detail dan akurat data Anda, maka analisis dan tindakan Anda pada saat terjadi bencana yang sesungguhnya juga akan lebih baik.

Seperti yang akan kita lihat dalam unit ini, beberapa data mungkin didapatkan dari berbagai lembaga yang ahli dalam berbagai jenis data. Sebagai contoh, kita akan memperoleh model data ancaman (data ancaman) dari berbagai organisasi yang ahli dalam bidangnya. Untuk data keterpaparan atau data eksposur, beberapa data mungkin kita dapat temukan melalui lembaga, misalnya data populasi. Untuk data infrastruktur penting, mengumpulkan data di tingkat komunitas merupakan kunci, dimana mengapa kita pada unit sebelumnya telah mempelajari bagaimana memanfaatkan pemetaan berbasis partisipatif dalam platform OpenStreetMap.

2.3 QGIS dan InaSAFE

QGIS merupakan sebuah Sistem Informasi Geografis (SIG) yang mudah terhadap pengguna dan open-source. QGIS dapat dijalankan pada Windows, Mac OSX, dan Linux. QGIS menyediakan berbagai kemampuan yang jumlahnya terus berkembang dengan fungsi dan plugin utama. Anda dapat melakukan visualisasi, mengatur, mengedit, menganalisis data, dan membuat peta yang dapat dicetak.

QGIS hebat karena:

  • Gratis sepenuhnya. Tidak membutuhkan biaya apapun.

  • Bebas, dalam arti kebebasan. Jika Anda berpikir ada sebuah fitur yang hilang, Anda dapat mendukung pengembangan sebuah fitur,

    atau menambahkannya sendiri jika Anda sudah terbiasa dengan pembuatan program.

  • Dikembangkan dan ditingkatkan secara berkala. Karena banyak orang yang menambahkan fitur, sehingga QGIS semakin lebih baik.

  • Tersedia bantuan dan dokumentasi yang lengkap. Jika Anda memiliki masalah, anda selalu dapat melihat pada dokumentasi perangkat lunak,

    menghubungi pengguna QGIS lain atau bahkan pengembangnya.

QGIS memiliki banyak plugin yang meningkatkan fungsi utama perangkat lunak. Salah satu plugin ini adalah InaSAFE, yang dapat digunakan untuk menganalisis dampak dari kejadian sebuah bencana dan membuat daftar aksi yang perlu ditindak lanjuti ketika bencana tersebut terjadi. QGIS dan InaSAFE juga dapat menentukan lokasi ideal untuk pengungsi, rute evakuasi, area yang kemungkinan akan terdampak, dan lebih banyak lagi.

../../_images/2_0011.png

InaSAFE menyediakan gambaran umum dari skenario bencana yang potensial, dampaknya dan juga peta yang dapat membantu pembuat keputusan ketika bencana terjadi. Peta merupakan sebuah cara yang efektif untuk mengkomunikasikan dampak bencana, namun dapat menunjukkan secara sederhana area terdampak, misalnya luasan area dan bangunan yang terdampak bencana banjir .

Modul selanjutnya –>